Dedi Mulyadi Tanggapi Ultimatum Grib Jaya: "Tak akan Pernah Mendengarkan Ancaman dari Siapapun"
Dedi juga menegaskan, dirinya bukan tipikal pemimpin yang antikritik. Apalagi tujuan kritiknya untuk masyarakat Jawa Barat.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tak ingin ambil pusing dengan ultimatum yang diberikan organisasi masyarakat (Ormas) Grib Jaya.
Dedi Mulyadi mengatakan, peringatan yang dikeluarkan juru bicara Ketua Umum sekaligus Kepala Bidang Komunikasi Publik DPP GRIB Jaya, Razman Nasution yang meminta agar dirinya tak usil kepada ormas, merupakan hal biasa.
"Oh itu, biasa lah kita ini pemerintah menjalankan tugas untuk menjaga investasi berjalan dengan baik. Rakyat bisa bekerja, rakyat bisa sejahtera," ujar Dedi, Selasa (29/4/2025).
Sehingga bentuk ancaman apapun termasuk dari GRIB Jaya, kata dia, tidak akan memengaruhinya bila menyangkut kepentingan masyarakat.
"Tugas saya itu, saya tidak akan pernah mendengarkan ancaman dari siapapun. Kalau itu mengganggu kinerja saya," ucapnya.
Dedi juga menegaskan, dirinya bukan tipikal pemimpin yang antikritik. Apalagi tujuan kritiknya untuk masyarakat Jawa Barat.
"Saya akan mendengarkan kritik siapapun, kalau itu bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Jawa Barat," katanya.
| Manut Instruksi Dedi Mulyadi, Farhan Alokasikan 7,5 Persen APBD untuk Infrastruktur |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Potong Anggaran Baju Dinas hingga Mobil Dinas demi Perluasan Halaman Gedung Sate |
|
|---|
| Respons Dedi Mulyadi Soal Jalan Ledok di Cianjur, Senggol Bupati Alokasikan Anggaran Rekonstruksi |
|
|---|
| Hadiah Dedi Mulyadi untuk Firoos Remaja Jenius di Subang yang Bobol Sistem NASA |
|
|---|
| Permintaan Maaf Pelajar SMAN 1 Purwakarta yang Viral Ejek Guru, Kini Terancam Kena Sanksi Sosial |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Dedi-Mulyadi-dilutimatum-Hercules-Ketum-GRIB-imbas-pembentukan-Satgas-Antipremanisme.jpg)